Tidak heran jika Andy Rubin mendapatkan banyak kepercayaan di dunia industri mobile, mengingat rekam jejaknya menjadi pencipta Android yang saat ini menjadi sistem operasi mobile sangat populer. Tetapi anehnya, perusahaan barunya Esential kini sudah dihargai sekitar US$ 1,2 miliar atau Rp 16 triliun meski belum ada satupun produk yang didistribusikan ke konsumen.

Pada bulan Mei lalu, Andy Rubin bersama asistenya mengumumkan Essential Phone. Pada pengumuman itu secara jelas dikatakan bahwa perusahan tidak mengambil pre-order melainkan hanya pemesanan.

Beberapa minggu lalu, Rubin mengatakan bahwa perusahaan Essential akan mengirimkan perangkat pertamanya dalam beberapa minggu. Tapi hingga saat ini, belum ada perangkat Essential yang dikirim oleh perusahaan.

Belum ada satu perangkatpun yang dikirim, kolumnis Bloomberg Tim Culpan melaporkan bahwa Fink Mobile Foxcon membayar US$ 3 Juta untuk 0,25% saham perusahaan Essential, itu berarti nilai perusahaan setara dengan US$ 1,2 miliar atau Rp 16 triliun.

Hal tersebut tidak mengejutkan, karena pada bulan Juli lalu nilai perusahaan sudah mencapai US$ 997 juta. Tetapi jalan Essential di industri mobile tidaklah mudah, mengingat saat ini perusahaan mobile yang konsisten menguntungkan hanyalah Apple dan Samsung.